Sentralisasi Kelompok Jabatan Fungsional

Yang dimaksud di sini ialah jabfung dari staf DinKes Kab/Kota yang berperan sebagai analysts di technostructure (bukan sebagai petugas operating core UPT-UPT)  dan dari staf DinKes Provinsi yang berperan sebagai analysts dan petugas operating core (yang melaksanakan BimTek ke DinKes Kab/Kota). (Lihat Mintzbergs Model on Organisational Structures; KepMenKes 267)

Berikut adalah beberapa alasan untuk mensentralisasi jabatan fungsional di DinKes Provinsi dan DinKes Kabupaten/Kota:

1. Keengganan PemDa untuk membiayai tunjangan fungsional untuk kelompok jabfung, karena akan menambah  belanja daerah.

2. Para analysts (yang mempunyai wewenang staff, bukan lini) bertugas memberikan saran substansi/logik program kepada staf struktural (yang bertugas mengurus logistik program) dan para petugas BimTek DinKes Provinsi sebaiknya memanfaatkan hasil  penapisan teknologi LitBangKes.

3. Tulisan-tulisan ilmiah yang digunakan untuk mendapat nilai kredit kenaikan pangkat sebaiknya dipublikasi melalui berkala-berkala nasional dan internasional ditelaah sejawat (peer reviewed) yang diakreditasi LitBangKes atau LIPI.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s