Strategi Penguatan Sistem2 S-R

1. Penguatan Sistem S-R DinKes Kab/Kota dilakukan melalui BimTek Sistem S-R oleh Pembimbing Teknis DinKes Provinsi.
Bentuk BimTek: a. Pelatihan; b. Supervisi; dan, c. Bank informasi.
2. Pelaksanaan BimTek Sistem S-R DinKes Provinsi ditingkatkan melalui BimTek Dirjen P2 PL – DepKes, CDC Atlanta, dan FK/FKM setempat dalam hal Penguatan Sistem S-R tingkat provinsi dan Penguatan BimTek Sistem S-R.
Bentuk BimTek: a. Pelatihan; b. Pendidikan; dan, c. Pendampingan melalui buletin2 elektronik, telekonferensi2 dan lokakarya2.

Penguatan Sistem S-R DinKes Kab/Kota t.a.:
a. Peningkatan mutu deteksi dan konfirmasi kasus penyakit2 & kondisi2 prioritas oleh masyarakat dan sarana kesehatan.
(Catatan: Deteksi kasus di tahap2 pencegahan primer, sekunder dan tertier perjalanan alamiah dari penyakit2 & kondisi2 prioritas tsb)
b. Peningkatan mutu analisis & interpretasi data deteksi kasus oleh UPT Pendukung Surveilans.
c. Peningkatan mutu repons terhadap perubahan kecenderungan atau pola distribusi frekuensi deteksi kasus oleh staf struktural DinKes Kab/Kota (dalam hal manajemen respons) dan staf fungsional DinKes Kab/Kota (dalam hal substansi respons).
d. Pengingkatan mutu pelaporan deteksi kasus, desiminasi hasil analisis & interpretasi, dan umpan-balik ttg repons oleh UPT Pendukung Surveilans.

Penguatan Sistem S-R tingkat Provinsi t.a.:
a. Sosialisasi penyakit2 dan kondisi2 prioritas nasional & global, dengan masing2 definisi kasusnya yang baku, kepada DinKes2 Kab/Kota.
b. Peningkatan mutu pengolahan, analisis & interpretasi data rekap deteksi kasus dari DinKes2 Kab/Kota oleh UPT Pendukung Surveilans.
c. Peningkatan mutu repons (BimTek & Sumberdaya) untuk DinKes2 Kab/Kota yang membutuhkan.
d. Pengingkatan mutu penyaluran data rekap deteksi kasus (dari DinKes Kab/Kota, dank e DepKes), desiminasi hasil analisis & interpretasi, dan umpan-balik ttg repons oleh UPT Pendukung Surveilans.

Penguatan BimTek Sistem S-R oleh DinKes Prov:
a. Peningkatan mutu isi & metoda BimTek pembimbing teknis oleh staf fungsional DinKes Provinsi.
b. Peningkatan mutu manajemen program2 BimTek oleh staf struktural DinKes Prov.
Struktur organisasi DinKes Kota/Kab dan DinKes Prov yang sesuai untuk penguatan Sistem S-R adalah struktur matriks. (KepMenKes 267/2008) Melalui struktur matriks departementasi fungsional (pembentukan departemen berdasarkan fungsi atau keahlian) disilangkan dengan departementasi divisional (pembentukan departemen berdasarkan letak geografis, jenis pelayanan atau jenis penerima pelayanan).

matrik

1. Bidang Struktural:
a. DinKes Kab/Kota:
Bidang: Upaya Kesehatan Perorangan.
Seksi2: UKP Umum, UKP Swasta & UKP Alternatif.
c. DinKes Prov:
Bidang: Teknologi Pengendalian Penyakit.
Seksi2: Teknologi Pengendalian Penyakit Menular, Teknologi Pengendalian Penyakit Non-Menular & Teknologi Pengendalian Pencederaan.

2. Bidang Fungsional Operasional:
a. DinKes Kab/Kota:
Bidang: Upaya Kesehatan Masyarakat.
Seksi2: Pengendalian Penyakit Menular, Pengendalian Penyakit Non-Menular & Pengendalian Pencederaan.
d. DinKes Prov:
Bidang: Pendampingan.
Seksi2:
Berdasarkan letak geografis (mis.: Seksi Pendampingan Kawasan I, SP Kawasan II & SP Kawasan III), atau
Berdasarkan jenis pelayanan (mis.: Seksi BimTek Pengendalian Penyakit Menular, Seksi BimTek PPNM & Seksi BimTek Ppencedaraan).

2. Bidang Fungsional Penunjang:
Bidang: Bidang Pelayanan Pendukung. (Untuk Pola Maksimal dapat dibuat Bidang Pendukung Internal dan Bidang Pendukung Eksternal)
Seksi2: Seksi Hukum, Seksi Sumber Daya & Seksi Informasi (termasuk Unit Pendukung Surveilans/Balai Data, Surveilans & Informasi Kesehatan).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s